Banner Shoppe Orbit Aff Telkom Telkomsel

Memahami Lengkap Tentang Yang Dimaksud Dengan Mbps Adalah

Memahami Lengkap Tentang Yang Dimaksud Dengan Mbps Adalah
Banner Shoppe Orbit Aff Telkom Telkomsel

Memahami lengkap tentang yang dimaksud dengan Mbps adalah dan perbedaannya dengan MBps adalah, sampai pada menghitung kebutuhan Bandwidth mbps sesuai dengan kebutuhan.

 

Banner Shoppe Orbit Aff Telkom Telkomsel



Berikut Ulasan Lengkap Perbedaan Mbps dengan MBps dan Penggunaannya untuk Internet

Berikut Ulasan Lengkap Perbedaan Mbps dengan MBps dan Penggunaannya untuk Internet

Kecepatan internet adalah hal yang sangat diperhatikan ketika hendak berlangganan. Tentu anda tidak ingin menyia-nyiakan uang untuk kecepatan internet yang tidak stabil dan lamban. Oleh karena itu, anda perlu memahami banyak hal ketika hendak memulai berlangganan internet. Terkhusus pengetahuan umum tentang internet yang perlu dipahami seperti Mbps dan MBps adalah. Sekilas memang terlihat sama. 

Namun nyatanya keduanya memiliki perbedaan yang sangat berbeda. Tanpa mengetahui perbedaan keduanya, anda akan mengira hal ini adalah kesalahan penulisan. Secara umum Mbps adalah satuan yang digunakan ketika hendak mengukur kecepatan internet. Biasanya satuan ini digunakan oleh penyedia layanan internet. Penasaran dengan pembahasan lengkap tentang Mbps adalah apa? Simak ulasan berikut sampai selesai.

 



Apa Itu Mbps

Apa Itu Mbps Adalah Singkatan Dari

Jangan sampai anda tertukar memahami antara MB dengan Mb. MB dengan huruf B kapital adalah singkatan dari Megabyte yang artinya adalah sebuah satuan besar data. Namun Mb dengan huruf b kecil merupakan satuan dalam kecepatan transfer data. Mbps adalah ia sendiri singkatan dari Megabit Per second. Sedangkan 1 Mb sendiri setara dengan 1000 Kilobit. 

Artinya jika anda memiliki kecepatan 1 Mbps adalah, kecepatan layanan anda untuk upload dan download mencapai 125 KB per detiknya. Penjelasan ini jarang disampaikan oleh para penyedia layanan internet atau internet service provider. Karena hal ini dianggap kurang krusial padahal nantinya di kemudian hari ketika kecepatan internet tidak sesuai ekspektasi, akan banyak komplain yang dilayangkan. 

Jika kecepatan internet di rumah mengalami perlambatan, jangan terburu-buru menelpon atau complain pada penyedia layanan internet. Anda juga perlu memahami beberapa hal yang mungkin bisa menjadi penyebab mengapa internet di rumah menjadi lambat. Agar lebih memahami tentang Mbps, berikut adalah penjabaran satuan tentang kecepatan koneksi ini:

  • 1. MBps adalah : Mega Byte Per second
  • 2. Mbps adalah : Mega bit per second
  • 3. KBps adalah : Kilo Byte Per second
  • 4. Kbps adalah : Kilo bit per second
  • 5. B adalah       : Byte
  • 6. b adalah       : bit

Penjabaran di atas baru akan bisa dipahami dengan penjelasan bahwa 1 byte terdiri dari 8 bit. Sehingga bisa dikatakan bahwa 1 Mbps lebih kecil daripada 1 MBps. Juga pada dasarnya 1 Mbps adalah 1/8 MBps. 

 



Perbedaan MBps dan Mbps

Berikut Ulasan Lengkap Perbedaan Mega Bits Persecond dengan Mega Byte Persecond dan Penggunaannya untuk Internet

 

  • 1. MBps Adalah

MBps tidak digunakan untuk menghitung kecepatan jaringan. Satuan MBps biasanya digunakan di dalam perangkat seperti smartphone, laptop, atau komputer. Sehingga tentu kecepatan yang diterima akan berbeda dari penyedia layanan Internet. Berbeda dengan Mbps yang digunakan untuk internet. Jika ingin mengetahui perbedaan utama antara keduanya, perlu dilakukan konversi supaya lebih jelas perbedaan kecepatan yang ada.

  • 2. Mbps Adalah

Sebelumnya sudah dijelaskan Mbps adalah singkatan dari Megabit per second, dan lebih kecil daripada MBps. Satuan ini digunakan untuk kecepatan jaringan dengan satuan bit per detiknya. Seringnya kecepatan jaringan ini digunakan oleh Internet Service Provider. Dengan memahami ini, anda tidak akan kaget jika mendapati perbedaan antara kecepatan download di IDM dan hasil angka yang ada di Speedtest. 

Hal ini dikarenakan yang muncul ketika speedtest adalah angka Mbps, dan Mbps adalah sesuatu yang lebih kecil daripada MBps. Tidak perlu ragu untuk melakukan speedtest pada paket internet yang anda gunakan. Karena memahami kecepatan dan kemampuan koneksi internet akan memberikan pengaruh yang sangat besar untuk cara penggunaan anda.

 

 



Menghitung perbedaan Mbps dan MBps

Menghitung perbedaan kecepatan internet

Anda perlu memahami perbedaan penghitungan antara Mbps dan MBps. Tanpa memahami keduanya, akan banyak hal yang berkecamuk karena tidak memahami perbedaan konversi di antara keduanya. Memang keduanya memiliki huruf perwakilan yang sama, hanya berbeda pada kapital tidaknya, tetapi hasilnya sangat berbeda. Byte digunakan sebagai satuan terkecil ukuran suatu data digital dengan ukuran tertentu. 

 

Contoh paling sederhananya adalah file mp3 yang memiliki ukuran 4.000.000 Byte atau 4.000 KB dan setara dengan 4 MB. Di sisi lain, dalam Mbps merupakan satuan terkecil bentuk besaran data dalam data digital. Penjelasan sederhananya, bit adalah unsur yang membentuk data. Oleh karena itu, ketika hendak melakukan transfer, data dikirim dalam bentuk bit, sehingga satuan ini lebih cocok digunakan sebagai satuan kecepatannya. 

 

Kemudian untuk membentuk 1 byte dibutuhkan 8 bit. Sehingga bisa dikatakan bahwa 1 Mbps adalah setara dengan 1/8 MBps. Dengan demikian, jika dihitung dari satuan waktu, data dihitung dari ukuran bit yang nantinya membentuk Mbps. Namun jika berdasarkan satuan file, data dihitung dar ukuran Byte yang nantinya membentuk MBps. Lalu bagaimana cara untuk menghitung Mbps ke MBpsnya? Hal ini cukup sederhana. 

 

Anda hanya perlu membagi angka yang anda miliki secara Mbps dengan angka 8. Karena seperti disebutkan sebelumnya satu Mbps adalah 1/8 MBps. Jika anda berlangganan internet dengan kecepatan 50 Mbps. Maka angka yang ada dapatkan adalah 50 dibagi dengan 8 yang berarti kecepatan internet anda jika dihitung berdasarkan ukuran MBps yang muncul di aplikasi download adalah 6.25 MBps. 

 

Jadi sudah tidak perlu heran mengapa ketika berlangganan internet dengan kecepatan 50 Mbps hanya mendapatkan kecepatan download tidak mencapai 10 MBps. Karena memang terdapat perbedaan satuan ukuran yang digunakan di antara keduanya. Jika tidak memahami hal ini, tentu anda akan melakukan komplain yang dianggap oleh para ISP atau Internet Service Provider tidak berdasar. Namun kecepatan jaringan ini tidak serta merta down karena perbedaan satuan saja. Ada beberapa hal yang juga mempengaruhinya.

 



Hal-Hal yang Mempengaruhi Kecepatan Mbps

Hal Hal yang Mempengaruhi Kecepatan Kbps

 

  • A. Kekuatan Sinyal

Kekuatan Sinyal

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa kekuatan sinyal memiliki pengaruh yang sangat signifikan untuk kecepatan Mbps internet yang digunakan. Tidak hanya kecepatan internet saja, sinyal juga sangat berpengaruh pada kestabilan koneksi. Oleh karena itu jika anda hanya mendapatkan sedikit sinyal, sangat disarankan untuk mendekat pada router sehingga sinyal yang didapatkan lebih baik dan stabil. 

 

Namun hal ini tidak selamanya menjadi masalah. Jika memang layanan internet yang anda gunakan memiliki kecepatan Mbps yang tinggi sejak awal, sinyal kecil tidak akan menjadi masalah karena kecepatan yang ada. Mungkin yang menjadi masalah adalah kestabilan koneksi dengan kecepatan yang naik turun. Ketika merasakan penurunan kecepatan internet saat mendownload file, hal pertama yang harus anda lakukan adalah melakukan speedtest atau memeriksa mbps download speed

 

Sehingga bisa dilakukan konversi antara kecepatan Mbps dan MBps-nya. Tanpa adanya konversi ini, anda hanya akan mengira-ngira. Masalah ini akan sangat mudah diminimalisir dengan menggunakan kabel optic. Karena perangkat anda terhubung langsung dengan perangkat fisik yang memungkinkan kecepatan koneksi menjadi lebih stabil tanpa adanya naik turun yang meresahkan.

  • B. Jalur yang Digunakan

Jalur yang Digunakan

Karena kecepatan Mbps sendiri digunakan untuk satuan kecepatan file digital yang berada di internet, maka jalur yang digunakan memiliki pengaruh yang sangat signifikan. Seperti sebelumnya dijelaskan, masalah dari koneksi tanpa kabel adalah sinyal yang buruk, dan hal ini dapat diatasi dengan adanya kabel. Kabel untuk internet biasanya menggunakan tembaga. 

 

Namun jika anda menginginkan kecepatan yang lebih baik dan stabil anda bisa menggunakan fiber optic. Namun kekurangannya adalah elastisitas kabel fiber optic yang lebih rendah daripada kabel tembaga, sehingga anda perlu merawatnya dengan telaten. Untuk jalur nirkabel atau wireless, kecepatan mbps adalah hal yang sangat dipengaruhi oleh jarak dan kemampuan daya alir koneksi. 

 

Banner Shoppe Orbit Aff Telkom Telkomsel

Maksudnya sama seperti kabel tembaga dan kabel fiber optic, setiap daya alir memiliki kecepatan tersendiri. Sejauh ini yang memiliki daya hantar terkuat adalah WiFi, kemudian disusul oleh kecepatan 5G yang masih dalam tahap pengembangan. Setelah itu disusul oleh 4G LTE yang paling banyak digunakan di masa kini, terakhir adalah 3G yang masih bisa keep up dengan kecepatan transfer sekarang, tetapi dinilai masih kurang bisa mengikuti. 

 

Namun meskipun wifi memiliki kecepatan yang paling baik untuk menghantarkan data, anda juga perlu memahami tentang kecepatan yang anda gunakan dari Internet Service Provider. Karena jika tidak memahaminya, justru anda akan terjebak pada ekspektasi kecepatan yang sangat cepat padahal menggunakan paket yang biasa saja.

  • C. Perangkat yang digunakan

Perangkat yang digunakan

Terakhir, perangkat yang anda gunakan juga akan sangat mempengaruhi pada kecepatan akhir dan mbps bitrate yang anda dapatkan dari layanan internet. Misalkan saja, jika anda membeli layanan 5G, tetapi perangkat yang digunakan hanya support sampai 4G LTE, maka layanan yang anda beli akan sia-sia karena tidak terjangkau oleh perangkat. 

 

Begitu pula ketika jalur koneksi sudah maksimal menggunakan fiber Optic dengan kecepatan yang mencapai 1 Gbps, router internetnya sendiri hanya support sampai 100 Mbps saja, maka kecepatan akan berhenti sesuai dengan kemampuan perangkat. Oleh karena itu anda memerlukan pemahaman terkait perangkat dan kecepatan dari layanan yang digunakan. Tanpa pemahaman tentang keduanya, akan terjadi jomplang yang tidak terukur sehingga layanan yang dibeli terkesan mubazir.



  • D. Kebutuhan Kecepatan Mbps Rata-Rata

Kebutuhan Kecepatan WiFi Rata Rata

Jika dikatakan kebutuhan kecepatan Mbps yang digunakan oleh rata-rata orang Indonesia jawabannya akan sangat relatif tergantung dengan kebutuhan. Misalkan saja sebuah rumah membutuhkan bandwidth internet yang tinggi karena banyak orang di dalamnya yang menggunakan akses internet. Tentu akan berbeda dengan rumah kecil dengan sedikit orang yang hanya membutuhkan bandwidth internet kecil karena hanya sedikit pengguna. 

 

Jika diibaratkan bandwidth adalah pipa yang menyalurkan air. Sehingga semakin besar mbps bandwidth yang digunakan pada sebuah koneksi internet, maka semakin besar pula kecepatannya. Namun kecepatan ini akan berbanding terbalik dengan banyaknya pengguna yang ada di sebuah lokasi. 3 hal yang perlu diperhatikan adalah berapa banyak pengguna, digunakan untuk apa, dan device apa saja yang terhubung dengan internet.



  • E. Mbps Bandwidth Sesuai Kebutuhan

Kecepatan Bandwidth Sesuai Kebutuhan

Jika sesuai dengan kebutuhan, bandwidth internet yang anda gunakan bisa lebih optimal. Berikut adalah list dari kecepatan yang anda butuhkan untuk bisa berselancar dengan nyaman tanpa harus menunggu buffering atau permasalahan koneksi lainnya.

  • Sosial Media                 : 1 Mbps adalah saran saja
  • Video Call                     : 0.5 – 1.5 Mbps adalah saran saja
  • Streaming Music           : 1 – 5 Mbps adalah saran saja
  • Streaming Standar        : 3 Mbps adalah saran saja
  • Gaming                        : 4 Mbps adalah saran saja
  • Streaming High             : 5 Mbps adalah saran saja
  • Download file besar       : 5 – 50 Mbps adalah saran saja
  • Streaming 4K / Ultra HD : 25 Mbps adalah saran saja

List di atas adalah kebutuhan bandwith standar untuk kebutuhan yang anda gunakan di rumah. Direkomendasikan untuk memiliki koneksi di atas standar list tersebut supaya pengalaman yang didapatkan bisa lebih maksimal. 

 

Misalkan saja jika ingin streaming music diperlukan bandwidth 3 Mbps, disarankan untuk memiliki koneksi di atas itu, karena jika tidak, kemungkinan kecepatan down di bawah kecepatan tersebut masih cukup besar. Di sisi lain, kecepatan di atas masih belum memperhitungkan faktor lain yaitu jumlah pengguna dan jumlah device yang terhubung dengan koneksi internet.



  • F. Banyak Device yang Terhubung

Banyak Device yang Terhubung

Berapa jumlah device yang terhubung dengan koneksi internet akan sangat mempengaruhi kecepatan Mbps koneksi yang anda gunakan. Misalkan saja, anda menggunakan satu device untuk kebutuhan anda sendiri, mencapai 10 mbps. Kemudian penghuni lain menggunakan device yang sama, tetapi untuk kebutuhan berbeda dengan kebutuhan 15 Mbps. 

 

Misalkan saja dalam satu rumah kontrakan yang berpenghuni 7 orang dengan masing-masing membutuhkan bandwidth perorangnya 10 – 15 Mbps. Maka jika ditotal satu koneksi internet totalnya membutuhkan bandwidth sampai 85 Mbps supaya tidak mengalami buffering dan ngadat-ngadat. Melakukan test kecepatan bandwidth koneksi dengan mbps checker adalah langkah yang sangat cocok untuk memahami kecepatan yang didapatkan oleh satu device. 

 

Sehingga tidak marah-marah ketika kecepatan koneksi yang didapatkan cukup kecil dengan banyaknya penghuni yang menggunakan internet dari satu sumber saja. Penghitungan di atas adalah penghitungan kasar tanpa memperhatikan perbedaan device. Jika dilakukan penghitungan yang lebih akurat, anda bisa mendapatkan angka yang lebih kecil atau lebih besar. 

 

Namun sangat disarankan untuk menggunakan paket internet di atas hasil penghitungan supaya tidak mengalami permasalahan koneksi. Jika terdapat perbedaan device dan kebutuhan, seringkali hasil yang didapatkan adalah lebih besar dari penghitungan kasar. Hal ini dikarenakan seringkali semua orang menginginkan koneksi yang tidak memiliki masalah sama sekali ketika ia menggunakannya.



  • G. Menghitung Kebutuhan

Mb Bandwidth Sesuai Kebutuhan

 

Terakhir, setelah memahami apa saja yang mempengaruhi kecepatan dan kebutuhannya, anda perlu mengkalkulasikan kebutuhan total, dan mengeksekusi rencana berlangganan pada Internet Service Provider dengan paket yang sesuai. Pertama-tama hitung berapa banyak penghuni dan device yang berada pada satu tempat tinggal. 

 

Penghitungan ini juga termasuk pada device yang terhubung setiap harinya. Gunakan Mbps cek supaya mendapatkan angka akurat untuk penggunaan satu device-nya. Setelah itu anda mungkin perlu memeriksa Kembali daftar rekomendasi kecepatan di atas supaya tidak mengira-ngira dan salah memperkirakan angka. Kemudian tambahkan paling tidak 5 Mbps dari kebutuhan dasar untuk mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan kecepatan down karena permasalahan internet. 

 

Ketika sudah mendapatkan angka akurat untuk kebutuhan bandwidth internet yang anda butuhkan, selanjutnya anda bisa memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan anda. Hal ini bertujuan agar tidak mengalami permasalahan internet ke depannya, dan meminimalisir kemungkinan mubazir karena berlangganan paket yang terlalu mahal. 

 

Memahami bandwidth mbps yang dibutuhkan memang sangat penting, supaya anda tidak terjebak pada ekspektasi internet yang terlalu tinggi. Sehingga jika mendapatkan koneksi yang biasa saja karena paket yang digunakan, tidak buru-buru melakukan komplain pada penyedia layanan internet yang anda gunakan. 

 

Terakhir, memahami hal-hal yang sudah dipaparkan di atas mulai dari pengertian Mbps adalah dan perbedaannya dengan MBps dan hal-hal yang mempengaruhi kecepatan internet, sampai pada penggunaan paket yang sesuai dengan kebutuhan bandwidth akan mempermudah anda ketika hendak memilih paket internet yang digunakan tiap bulannya.





Banner Shoppe Orbit Aff Telkom Telkomsel

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Related Post